Prosedur Pembelian Rumah KPR

Setelah melihat pilihan rumah yang kami tawarkan mungkin ada sebagian sahabat SPG yang masih bingung mengenai bagaimana prosedur pembeliannya. Pola pembelian rumah bisa dengan cara tunai/cash keras (hard cash), cash bertahap (soft cash), dan secara diangsur atau biasa dikenal KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

Berikut ini langkah-langkah bila anda ingin membeli rumah dengan cara KPR :

1. Membayar Booking Fee

Booking fee atau juga disebut uang tanda jadi berguna untuk memastikan agar kavling yang sudah anda pilih menjadi hak anda dan tidak dijual ke orang lain. Nilai booking fee bervariasi dan ditentukan oleh masing-masing developer atau pihak pengembang perumahan tersebut. Setelah membayar booking fee, pastikan anda menerima kwitansi sebagai tanda bukti pembayaran yang sah dan ditandatangani/distempel oleh petugas. Biasanya proses ini dibarengi dengan pengisian SPR (Surat Pemesanan Rumah).

2. Melengkapi dan Meyerahkan Berkas Persyaratan KPR

Setelah booking fee, anda akan diminta untuk melengkapi beberapa persyaratan untuk mengajukan KPR. Jangan khawatir, tim kami akan menjelaskan poin-poin persyaratan KPR tersebut supaya anda tidak bingung. Berkas persyaratan KPR bisa anda bawa pulang untuk dilengkapi, namun harus diserahkan kembali selambat-lambatnya 2 (dua) minggu dari tanggal booking fee.

3. Melunasi Uang Muka, Biaya Strategis, Hook dan lain-lain

Ketentuan mengenai jumlah uang muka dan tempo pembayaran pada umumnya sudah dijelaskan di price list/brosur di setiap perumahan yang ditawarkan. Namun demikian pada saat pembelian anda diminta untuk mengisi kesanggupan pembayaran uang muka dan biaya lain-lainnya di dalam formulir SPR. Tanggal yang tertera di SPR akan menjadi patokan pihak marketing atau pengembang untuk mengingatkan anda melakukan pembayaran. Pembayaran biasanya bisa dilakukan secara langsung maupun melalui transfer. Yang perlu anda ingat yaitu pastikan anda menerima bukti pembayaran berupa kwitansi yang sah dan ditandatangani/distempel petugas.

4. Wawancara Oleh Pihak Bank

Sesuai dengan waktu yang ditentukan, maka selanjutnya anda akan diundang untuk hadir mengikuti proses wawancara dengan pihak bank yang akan memberikan KPR. Proses wawancara yang dilakukan oleh pihak Bank ini bertujuan agar pihak Bank bisa lebih mengenali tentang siapa calon debitur yang akan menerima pinjaman KPR. Oleh karena itu pastikan anda menjawab dengan baik pertanyaan yang diberikan oleh pihak Bank. Jika dinilai layak, maka pihak Bank akan memberikan SP3K (Surat Penegasan Persetujuan Pemberian Kredit) yang didalamnya akan tertera jumlah kredit yang disetujui, jangka waktu kredit, nilai angsuran, serta biaya proses pengajuan KPR.

5. Akad Kredit

Setelah semuanya anda jalankan sesuai prosedur maka anda akan dihubungi perihal hasil dari wawancara dengan pihak bank tersebut, jika permohonan KPR anda disetujui selanjutnya anda akan diundang sekali lagi untuk mengikuti proses akad kredit.

6. Penyerahan Kunci

Penyerahan kunci pada umumnya dilakukan oleh pihak developer/pengembang dalam jangka waktu 2 (dua) minggu setelah proses akad kredit. Setelah menerima kunci, pastikan anda cek kembali rumah yang anda terima. Bila ada hal yang dirasa kurang atau tidak sesuai seperti keramik pecah, kaca pecah, dan sebagainya maka anda dipersilahkan untuk mengisi form komplain yang ditujukan kepada pihak developer/pengembang.

 

Semoga dengan membaca prosedur di atas bisa membuat anda lebih paham mengenai prosedur membeli rumah dengan KPR. Bila masih ada hal yang belum anda ketahui atau sekedar ingin bertanya lebih lanjut silahkan datang ke kantor kami atau hubungi kami di nomor : 021- 5937 0017. Tim kami akan selalu siap untuk melayani anda.

 

Lihat Pilihan Rumah Yang Tersedia  Kirim Pertanyaan